Kamis, 05 Maret 2015

Puisi Kehidupan



SAMPAN TUA

Sampan tua
Di tepi kali
Selalu menanti
Saat pergi ke tepi sana

              Satu dua orang
              Ingin menyebrang
              Sampan tua melaju
              Memotong air tenang

Ketika penumpang-penumpang turun
Sampan tua gemetar perlahan
Tangan kisut pemiliknya
Menghitung ringgit-ringgit yang diterima
Cukuplah kiranya
Untuk beras dan lauknya
             
              Sampan tua
              Telah pudar warnanya
              Dari tepi ke tepi
              Tetap berbakti

Puisi Kehidupan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: wans

0 komentar:

Posting Komentar