SAMPAN
TUA
Sampan
tua
Di tepi kali
Selalu
menanti
Saat
pergi ke tepi sana
Satu dua orang
Ingin menyebrang
Sampan tua melaju
Memotong air tenang
Ketika
penumpang-penumpang turun
Sampan
tua gemetar perlahan
Tangan
kisut pemiliknya
Menghitung
ringgit-ringgit yang diterima
Cukuplah
kiranya
Untuk
beras dan lauknya
Sampan tua
Telah pudar warnanya
Dari tepi ke tepi
Tetap berbakti
0 komentar:
Posting Komentar